Sultan Muhammad Idris Diakui Pahlawan Nasional
Hadi Mulyadi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA
-
Bangga dan bahagia dirasakan seluruh masyarakat Kaltim, setelah ditetapkan
Sultan H Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah pusat.
Direncanakan gelar Pahlawan Nasional Sultan H
Aji Muhammad Idris akan diserhkan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November
2021, di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Joko Widodo kepada Sultan Kutai
Kartanegara Ing Martadipura XXI, Sultan Adji Muhammad Arifin.
"Ini sebuah kebanggan bagi kami, bagi
seluruh masyarakat Kaltim," ungkap Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi
saat wawancara TVRI Kaltim atas ditetapkannya Sultan Kutai Ing Martadipura, H
Aji Muhammad Idris sebagai Pahlawan Nasional di Rumah Jabatan Wagub Kaltim,
Jalan Milono 1 Samarinda, Senin 8 November 2021.
Penetapan Sultan Kutai sebagai pahlawan
nasional oleh Kementerian Sosial, bagi Hadi, menjadi bukti bahwa Kaltim ikut
berjuang melawan dan mengusir penjajah di bumi Indonesia.
Terkait beberapa kali tertunda penetapan oleh
pemerintah pusat, diakui mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, tidak
lain masalah administrasi, dokumentasi, dan kelengkapan pemberkasan yang harus
penuhi, sehingga baru tahun ini ditetapkan.
"Kami seluruh masyarakat Kaltim
mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial yang mendukung hingga
penetapan pahlawan nasional bagi warga Kaltim" ucapnya.
Namun, tegas orang nomor dua Benua Etam ini,
bukan semata gelar pahlawan nasional, tetapi bagaimana masyarakat Kaltim
terutama generasi muda bisa mewarisi semangat juang dan rela berkorban, serta
berkarya demi tegaknya bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.
"Terpenting bagaimana kita mewarisi
nilai-nilai kepahlawanan yang diteladani dalam membangun Kaltim dan
Indonesia," harapnya.
Selanjutnya, masyarakat Kaltim kembali
mengusulkan calon pahlawan nasional asal Benua Etam, yakni Abdul Muis Hasan.
"Kepada Dinas Sosial segera melengkapi
administrasi, arsip, dokumentasi dan verifikasi untuk pengusulan Abdul Muis
Hasan sebagai calon pahlawan nasional dari Kaltim," pinta suami Hj Erni
Makmur ini.(mar)